SUAMIKU
IDOLAKU
( BY : WAN RIKA CAKEP )
(Kisah Nyata)
Cinta itu memang buta. Seperti aku yang
telah jatuh cinta ke pada kekasihku yang sekarang sudah menjadi suamiku. Aza itulah nama suami ku. Dia makhluk yang sempurna yang pernah aku temui. Walau didunia
ini gak ada yg sempurna, tapi dimataku suamiku sangat sempurna, belum ada
kekurangan yg aku lihat dari dirinya. Dia tampan, dia baik, dia soleh, dia putih, dia tinggi,dia penyayang, dia pengertian dan perhatian, semua pekerjaan
bisa dilakukannya.baik itu pekerjaan kantoran, buruh bangunan, bengkel, bahkan
pekerjaan rumah, yang penting itu halal semua dapat dikerjakannya. Dia memang suami
idaman, suami yang di idolakan. Aku memang benar–benar tergila–gila
padanya. Suamiku aku sangat mencintaimu…..
Berawal dari pertemuan kami. Aku
bertemu dengan suamiku disebuah restoran. Waktu itu aku baru datang ke kota Bagansiapiapi. Aku hanya punya teman satu dikota itu yaitu sepupuku eva, namun
saat itu dia sedang tidak ada dibagan, sebelum dia pergi ke siak dia
memperkenalkan aku dengan temannya, dan
aku pun berteman dengan temannya itu.ida nama temannya itu.
Pada
malam ulang tahunku pada tanggal 13 desember, aku bingung mau merayakannya
dengan siapa. Aku gak tau mau makan dimana mau minum–minum dimana. Tapi pada
saat aku sedang galau tiba–tiba aja hp ku berdering, segera aku lihat ternyata
panggilan dari teman ku Ida. Langsung saja aku angkat, memang pada saat itu aku
lagi berada sendirian dirumah.oya aku tinggal dibagan bersama abangku.kebetulan
hari itu abangku gak berada dirmah, dia berangkat ke Pekanbaru, jadi tinggallah
aku sendirian dirumah. Lalu aku angkat hp ku, betapa senangnya aku karena Ida menelpon
ku mengajak jalan – jalan keluar.
Sewaktu
kami lagi berjalan – jalan diluar,timbul ide ku untuk mengaja ida minum – minum
di café. Ida pun mau, lalu kami pun minum dan makan di café itu. Sewaktu lagi asik
ngobrol,tiba – tiba ida mau buang air kecil, Ida pun berpamitan sebentar padaku,
‘kak aku pergi dulu ya, aku mau buang air kecil" Kata Ida padaku. "O..iyalah tapi
jangan lama – lama ya da, karena kakak gak berani tinggal sendirian disini. Kakak
gak ada yg kenal" Kataku kepada Ida. Sudah hamper 3 jam ida pergi membawa sepeda motorku, dan dia
belum kembali bali juga, malam sudah semakin larut, aku pun merasa ketakutan
karena tinggal sendirian di café itu. Hati ku berkata ‘ya tuhan kemanakah ida
pergi, kenapa dia belum kembali ditelpon hp nya gak aktif. Gimana ini' . Aku merasa
sangat ketakutan. Saat aku ketakutan, dari jauh ada seorang cowok yang
memperhatikan aku. Aku lihat dia sangat tampan, putih seperti orang
tionghua. Tidak seperti cowok yang nakal. Seperti nya dia tau aku dalam
kesusahan. Maka dia pun datang menghampriku.lalu dia berkata , "kamu kenapa?
Kamu sendrian aja ya? Dari tadi aku perhatiin kamu sangat gelisah,kenapa ? ". Lalu
aku menjawab, "aku tadi kesini bersama temanku ,tapi tadi dia pergi sebentar
katanya dia mau buang air kecil, tapi sampe sekarang dia belum pulang – pulang
juga. Entah kemana dia. Aku jadi takut" . Lalu cowok itu berkata "rumah mu dimana
biar aku antar pulang, gak baik anak gadis ada diluar sampe larut malam" itulah
katanya. Emang sih aku lihat sudah hamper jam 12 malam,tapi kemana si Ida. kalo
aku pulang dia kayak mana. Lalu apa yg terjadi dengannya.aku bertanya – Tanya.aku
juga takut pulang dengan cowok yg belum aku kenal.tapi keaadaan saat itu memang
sangat genting.mau gak mau aku pun setuju dengan cowok itu.sewaktu aku mau
diantar pulang oleh cowok itu,sewaktu aku mau naik kesepeda motornya tiba –
tiba aja si ida muncul,aku mau marah sama dia,tapi aku lihat dia menangis.aku
pun bertanya pada nya. "kemana aja kamu da? Kenapa kamu menangis?". Lalu ida
menjawab "maafkan aku kak dah buat kakak cemas. Sebenarnya aku tadi pergi bukan
untuk buang air kecil tapi tadi sewaktu kita minum – minum aku melihat cowok ku
bergoncengan dengan cewek lain, jadi aku punya inisiatip untuk mengikutinya". "Gila
kamu da, masa sampe lama gini kamu ngikuti cowok kamu itu" Kataku. Sambil menangis
ida berkata "aku diputusin cowok ku kak" . Ida pun semakin kencang menangis. Lalu cowok yg bersamaku berkata, "sudahlah sebaiknya kalian pulang aja dulu ini sudah larut malam, dimana rumah
kalian biar aku dan teman – teman ku mengantar kalian pulang" .
Untung
saja cowok itu baik,lalu dia dan teman-temannya mengantar kami pulang.memang
dia pria yg cakep banget,teman – temannya juga keren – keren abis.tapi dia yg
paling keren dan cakep diantara semuanya.baru melihatnya saja aku sudah jatuh
cinta padanya,pada hal aku gak kenal siapa dia.ternyata dia juga punya perasaan
yg sama padaku.aku tau dari tatapan matanya.lalu kami tukaran no hp.
Hampir
2tahun kejadian itu berlalu,aku gak
pernah ketemu lagi sama cowok
it.aku hampir melupakannya.karena sudah lama
aku gak pernah ketemu dia.
Tapi
saat aku jalan – jalan sama abangku,sekilas aku melihat cowok itu
lagi.jantungku pun gak karuan saat melihat dia.tapi sayang hanya sekilas
saja aku melihatnya.malam pun tiba,saat
aku memainkan hp ku,aku lihat ada pesan masuk,yg isinya ‘ini ika ya,ini aku
aza.aku pengen ketemu kamu.aku pun bertanya – Tanya apa dia cowok yg aku lihat
sore tadi.mklm sudah hamper 2tahun aku gak ketemu dia,bahkan namanya saja aku
hampir lupa.lalu aku membalas sms itu. ‘ iya ini aku ika,kamu aza mana ya?
Jawabku. Aku aza kenalan kamu yg waktu kejadian ida itu.langsung saja hati ku
berbunga – bunga,karena cowok yg aku taksir mengaja ketemuan lagi.aku sangat
bahagia sekali.maklum hampir 2 tahun aku gak ketemu dia.
Malam
harinya,aku ketemuan sama dia,ditempat itu lagi.aku berdandan secantik cantiknya.karena
aku pengen ketemuan sama idolaku.sewaktu kami bertemu aku lihat dia semakin
keren aja,gak salah aku dandan habis demi dia.aku pun memesan makanan dan
minuman.aku berkata padanya ‘ maaf waktu ku
gak banyak karena abangku memberiku izin keluar sampe jam 9 mlm.lewat dari itu aku takut dia
marah.oya pada malam itu aku ditemani
sama sepupuku eva sudah kembali dari siak.kami pun gak mau menyianyiakan
waktu.kami pun bercerita apa saja yg
membuat cerita kami semakin menyambung.
Hari
demi hari,bulan pun berganti,aku semakin
akrab dengannya.dia pun menembak aku untuk menjadi pacarnya.saat itu usiaku baru 20 tahun.tepat pada tanggal 7
januari tahun 2005 kamipun jadian.hampir tidak ada pertengkaran diantara
kami.yang ada aku semakin sayang padanya dan dia juga begitu.cinta kami tidak
memandang apapun.karena cinta kami
adalah cinta yang murni.
Dia
adalah idolaku,sewaktu aku tidak pernah bertemu dengannya hampir 2tahun,banyak
cowok – cowok yg naksir denganku.tapi ntah kenapa tidak ada yg aku sukai dan
aku idolakan.tapi dia baru berjumpa aku langsung tertarik
padanya.mungkinkah ini yg namanya cinta
suci.sewaktu aku berpacaran dengannya banyak cobaan dan rintangan yg kami
hadapi.maklum waktu itu usia ku masih muda,dan orang tuaku menginginkan agar
aku mandapatkan suami yg pegawai negeri.karena dimata orang tuaku mendapatkan
suami yg PNS dapat menjamin masa depanku.sudah hampir 2 tahun aku menjalin
hubungan dengannya secara diam2.karena aku tau pasti ortu ku gak setuju kalau
aku pacaran dengan seorang wiraswasta.makanya aku pacaran secara diam –
diam.tapi sepandai pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga.seperti
aku,sepandai pandainya aku menyimpan rahasia akhirnya terbongkar juga.
Setelah
semuanya terbongkar,maka aku ditentang keras berpacaran dengan kekasihku
itu,aku sangat sedih sekali.selama beberapa minggu aku gak ketemuan sama
kekasihku itu.karena ortu ku datang kebagansiapiapi.aku memendam rindu yang
teramat dalam.aku rindu padanya.biasanya setiap malam kamis dan malam minggu kami
selalu janjian,tapi karena ada ortuku aku pun gak bisa keluar rumah.kami hanya
bisa berkomunikasi melalui hp.tapi ntah kenapa,abangku membaca semua isi sms yg
ada di hp ku,dan dia pun memberitahukan semuanya kepada ortu ku.maka semuanya pun terbongkar.
Sewaktu
aku dikantor,ternyata kekasihku sudah disidang ataupun di introgasi kedua ortu
ku.ternyata yang menjemput kekasihku itu adalah abangku sendiri.oya,aku lupa
memberitahukan kalau aku datang kebagansiapiapi karena aku bekerja sebagai
honorer di dinas perhubungan.kebetulan abangku juga bekerja disana sebagai
PNS.sementara pacarku itu yang kini sudah menjadi suamiku kerjanya adalah
seorang wiraswasta dalam bidang kontraktor,mengurus semua CV abangnya.kebetulan
abangnya seorang anggota DPR.makanya semua urusan proyeknya dikerjakan oleh
kekasihku itu.
tak
lama setelah kekasihku di introgasi sama ortuku,maka aku pun disuruh pulang
sama abangku,ternyata aku juga ikutan di dintrogasi oleh mereka.jantungku
berdetak sangat kencang,aku lihat raut wajah kekasihku itu merah padam,mungkin
terlalu banyak dia di introgasi oleh
kedua ortuku.
Waktu
pun berlalu dengan cepat,dan ortuku pun pulang lagi kekampungku di
medan.sebelum pulang dia memberi pesan pada ku. "ka…kata nyokapku. kau pikirkan
semua nya,kalau bisa carilah PNS karena masa depanmu akan cerah.dan aku pun
menjawabnya, "sudahlah mak aku kan masih pacaran belum mau menikah nnti
siapa jodohku aku kan belum tau" . Aku berkata seperti itu hanya untuk
menyenangkan hati orang tuaku. Sewaktu orang tua ku menunggu mobil travel, tiba
– tiba kekasihku datang membawakan oleh – oleh untuk orang tuaku,aku tersenyum
melihatnya.aku lihat dia sangat salah tingkah.dia berkata pada orang tuaku, " buk ini sedikit oleh – oleh dari saya dan ongkos travel ibu dan bapak biar saya
yang bayarin" . Dan orang tuaku menjawab dengan ucapan "terimakasih ya". Walau
hanya ucapan itu namun sudah membuat hati ku senang. Ternyata kekasihku itu
seorang laki – laki yang gentlemen, walau dia sudah di introgasi, tapi dia tetap
menunjukan kesopanan nya pada ortu ku. Mungkin dengan kesantunannya dan
kebaikannya lama kelamaan hubungan ku pun direstui oleh ortu ku.
Tiga
tahun aku menjalin hubungan dengan kekasihku, tiba – tiba kekasihku melamar
aku. Aku sangat senang sekali, sepertinya bintang – bintang banyak diatas
kepalaku ditambah dengan bunga – bunga yg indah dan wangi, itulah reaksi aku saat dia melamar
ku. "Oh…..kekasihku terimakasih ya" , Jawab ku. "Tapi kamu melamar aku, apa kamu ada
uang ?" Tanyaku. Kekasihku menjawab, "sewaktu aku menjalin hubungan dengan mu aku itu
sudah menabung, karena aku yakin kamu lah jodohku, maka nya aku bersih keras
menabung agar aku bisa melamar kamu secepatnya, aku gak mau kamu diambil orang,
takut kamu nnti di jodohkan sama orang lain oleh ortu mu. Aku takut.", kata
kekasihku itu. Aku menangis saat dia berkata seperti itu, begitu tulus cinta yg
di berikannya untukku. Aku juga takut kehilangan kamu, karena kamu itu adalah
idolaku. Saat aku berkata seperti itu sepontan dia tertawa terpingkal – pingkal
sambil memeluk aku. Terimakasih ya sayang ternyata aku gak salah pilih. Sekarang
tinggal kita yakinkan ortumu kalau cinta kita itu sangat murni.dan kita gak
bisa di pisahkan.nanti aku cari waktu yg tepat untuk menemui abangmu kalau aku
mau melamarmu.
Keesokan
harinya, kekasihku pun datang kerumahku menemui abangku. Suasana saat itu begitu
menegangkan, aku bersembunyi di dalam kamar, sambil berdoa agar pinangan
kekasihku diterima abangku. Di dalam kamar aku mendengarkan perbincangan
mereka, aku mendengar abangku berkata pada
kekasihku,. "emang kalian sudah siap untuk menikah,kalian masih muda, kalau
abang setuju aja. Tapi gak tau sama ortu
abang, coba kamu telepon mereka. Kalau abang restui aja, karena niatmu baik sudah
mau menikahi adikku berarti kamu punya tanggung jawab. Biar nnti abang telepon
ortu abang agar mereka mau datang kesini.". Dalam perbincangan itu tiba – tiba
abangku menelpon ortuku dia berkata ,. "mak ini si aza dia datang menemuiku mau
melamar si ika,". Dan mamak ku berkata ,. "kalau dia mau melamar suruh dia datang
ke medan sama kedua orang tuanya dengan membawa uang sebesar 30 juta rupiah".
Itulah perkataan orang tuaku.maka aza pun setuju, dia berkata pada abangku,. "aku melamar ika dengan pinangan sebesar 35 juta bang itu pun tidak dengan
seperangkat tempat tidur dan juga mas kawin". Dan abangku pun berkata,. ‘"baguslah kalau begitu asal kamu jangan melamarnya dengan berhutang kepada
orang, karena nanti sudah menikah malah adikku menaggung hutang – hutangmu". Aza
menjawabnya ,. "insya allah gak bang, karena saya sudah lama menabung
untuknya." .
Maka
hari yang bahagia itupun tiba, pada tanggal 7 januari 2008 kami pun
menikah.tanggal pernikahan kami sama dengan tanggal jadian kami sewaktu kami
pacaran dulu. Kami gak menyangka kalau kami sudah menjadi sepasang suami
istri,karena waktu pacaran banyak halangan dan rintangan yg kami hadapi.dalam
menjalani bahtera rumah tangga hampir kami tidak menemui pertengkaran.walau
pertengkaran – pertengkaran kecil selalu kami hadapi tapi kami bisa
mengatasinya.memang aku gak salah pilih suami, karena suami ku memang suami
yang sempurna.dan pantas di idolakan.dia juga sebagai imam untukku,ibadahnya
kuat dan tutur kata nya pun lembut.memang sumiku adalah idolaku.
Setahun
kemudian aku pun hamil,aku mengandung anak perempuan.dia pun lahir kedunia ini
pada tanggal 20 mei 2009 bertepatan pada hari kebangkitan
nasional.kebahagiaanpun bertambah dengan hadirnya buah hati kami kedunia,waktu
anak ku masih berumur satu tahun lebih aku pun mengandung anak keduaku,dokter
mengatakan kalau jenis kelamin anak ku laki – laki,betapa bahagianya kami saat mendengar itu,.karena kebahagiaan kami begitu
lengkap.tak lama kemudian anak laki – laki ku pun lahir kedunia pada hari
minggu tanggal 23 januari 2011 bertepatan pada hari anak sedunia.aku memang
beruntung sudah menjadi seorang istri yang sempurna dan menjadi seorang ibu.
Kini
aku sudah menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil dan suamiku masih bekerja
seperti dulu.kami hidup bahagia,dia memberikan aku dan anak – anak ku sebuah
rumah yg sederhana,walau rumah itu sederhana tapi bagi ku itu adalah istana yg
megah untukku dan anak – anakku.terimakasih suamiku karena engkau selalu
mengisi hari – hari ku dengan keindahan dan kasih sayang. dan terimakasih anak – anak ku ‘ QUINSHA DAN RHIZUKA ‘
telah hadir dalam hidupku.semoga kita selalu bersama selamanya. suamiku adalah
idolaku selamanya. gak ada yang bisa menggantikan dirimu di hatiku, begitu pun
aku minta kepadamu.maaf kalau selama menjadi istri masih banyak
kekuranganku.maklum karena aku juga manusia biasa,tapi cinta ku sangat luar
biasa untukmu……….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar